Salju turunlah kali ini pada rongga kepalaku, dan buatkan istana bagiku terbaring sekejap, untuk jasad, pada sunyimu yang beku pada dingin batu es, batu es, batu es, sebelum jasadku menguap asap biarlah mebeku sekali saja menjadi batu. Essssssssh
« Catatan satria pedang tumpul Catatan Pendekar gunung es »
Please log in using one of these methods to post your comment:
You are commenting using your WordPress.com account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Twitter account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Facebook account. ( Log Out / Ubah )
Connecting to %s
Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik.
Get every new post delivered to your Inbox.